Tuesday, 21 November 2017

#Jangan

Jiwa jangan kau runtuh
Mari aku dakap minta disuap
Kata sakti tenangkan jiwa
Kosong tiada noktah

Hai jiwa yang pernah hancur
Tidakkah kau tahu mentari pasti terang sinari alam
Bulan kan menyinar bertatah bintang
Berlumba untuk pulang
Sikit lagi aku bilang

Tidakkah kau tahu jalanmu sudah menjauh
Sampai ke saat ini kau masih berdiri
Pesan pada kakimu jangan takut melangkah
Sikit saja lagi pesanku
Aku masih mahu masa
biarkan juang ini aku sendiri

Sampai masa aku kembali

~Ilya Yasnorina Ilyas
  Melbourne
  21/11/2017
  11.02 pm

Saturday, 5 August 2017

#BuatYangPernahMelukakan

Buat yang pernah melukakan
Moga satu hari nanti
Dibalikkan perasaan itu kepadamu
untuk kau tahu Allah sentiasa adil
menghakimi setiap titisan airmata

Buat yang pernah melukakan
Moga nanti dirimu juga merasa
bagaimana terluka sebuah perasaan
dihancur ditindas sewenangnya

Buat yang pernah melukakan
moga andainya yg sedarah denganmu
bisa menangis meratapi depanmu
atas pahitnya sebuah kelukaan

Buat yang pernah melukakan
moga suatu hari,
matamu takkan mampu pejam
mindamu takkan mampu padam
dek kerana terluka

Namun,
aku bukan kamu,
kejamnya kamu hanya tersimpan dalam doaku
Segalanya kuserah pada Pencipta
Semoga Allah membalasmu bagi pihakku

~Ilya Yasnorina~
  Melbourne
  6/8/2017
  12.10am

#Andai

Andai hati ini punya ruang
kan ku ukir secebis nama
yang ku impikan dalam mimpi
untuk menjadi separuh nyawaku

Andai bisa kutulis dengan lautan
pasti tidak kan cukup ruangan bumi
menebarkan angin cinta dari hati
menulis kisah cintaku tentangmu

Andai mungkin ku punya waktu
kan ku hiasi duniamu dengan senyum
memenuhi cinta di angkasa jiwaku
menutup segala kesedihan

Andai dapat ku kaitkan mimpi
kita berdansa atas talian cinta
menjalani waktu bahagia kita
melewati usia meniti senja

Andai ada..kamu

~Ilya Yasnorina~
  Melbourne
  5/8/2017
  11.29pm

Saturday, 11 February 2017

#Buat kamu si aniaya

Biarpun sampai hujung nyawa,
Takkan aku lupa setiap katamu,
Lidah yang kau pinjam dari neraka,
Kau baitkan kata-kata hina,
Melempias amarahmu tanpa selidik,
Hanya kerna percaya dusta anakmu

Aku pernah bersumpah segala nyawaku,
Selagi aku masih dikandung nyawa,
Aku pohon agar hinaanmu memakan diri
Seluruh keturunanmu akan merasa,
Bait hina dan fitnahmu sendiri

Kau akan kunyah setiap hinaanmu
Sepertimana kau nerakakan kehidupan orang lain,
Aku percaya doaku kan tembus,
Tujuh petala langit,
Dengan setiap lakumu
Kau akan jilat setiap ludahmu

Apa hakmu menghina ciptaan tuhan
Sedang kau juga ciptaanNya yang tidak sempurna,
Lidahmu bak neraka yang memamah api,
Membakar jiwa mereka yang kau aniaya
Yang kau mainkan maruah dan perasaannya

Selagi aku bernyawa,
Doaku takkan habis,
Itu janjiku padamu,
Kau akan ketahui kebenarannya,
Kau akan nikmati,
Kifarah yang pasti.


~Ilya Yasnorina Ilyas
12.14am
Melbourne

Tuesday, 7 February 2017

#Suami

Andai kunci syurga isteri itu letaknya pada suami,
Ditaatnya dia penuh rela,
Dijaganya dia penuh cinta,
Lelahnya dia membawa zuriat dalam dirinya,
Bertaruh antara nyawa dan kematian
untuk melahirkan cinta hati
demi suami segalanya kernanya

Adakah layak dia dipersia
Dizalimi dicurangi dibelah hatinya ternganga
Andai suami itu kuncinya syurga
Jangan kau zalimi isterimu
Yang cuma kau pegang itu nanti
Hanya kunci neraka

~Ilya Yasnorina~
  Melbourne
  7/2/2017
  8.47pm

Sunday, 5 February 2017

#Biasa

Aku cuma gadis biasa
Aku bukan rupawan yang bisa digilai
Aku bukan hartawan untuk dibangga
Aku tidak punya gelar dunia
Aku tidak punya apa-apa
Cuma gadis biasa

Kerna aku yang biasa
Aku tidak dipandang manusia
Jauh sekali untuk di sanjung
Adakala aku di hina manusia
Hanya kerna aku tidak punya apa

Aku cuma ada semangat kental
Takkan pernah sekali luntur
Selagi nyawa masih di badan
Kan ku berjuang demi gapai cita

Impian menggunung orang tuaku
Kan ku daki puncak yang tinggi
Menggapai langit sana
Sedang aku makin lelah berdiri
Aku semakin rapuh

Sedang aku tidak dipeduli
Aku terpinggir dalam dunia ku sendiri
Berjuang sendiri tanpa siapa di sisi
Hanya aku tidak punya apa
Berperang dengan kurangnya diri dan impian sendiri

Satu ketika kejayaan dalam genggaman
Sudah ku punya semua
Mungkin aku akan dipandang
Di kejar dan di gilai

Lelaki.
Setan.
Dasar.

~Ilya Yasnorina
  Melbourne
  5/02/2017